Banjir menggenangi ruas jalan Simpang jam. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM): Hujan deras dan angin kencang disertai petir melanda Batam, Minggu (8/12) pagi. Akibatnya sejumlah ruas jalan di Batam mengalami banjir. Drainase yang baru dibangun tidak dapat menampung debit air hujan. Salah satu lokasi banjir ada di sekitar flyover Simpang Jam. Tinggi air hampir mencapai betis orang dewasa.

“Titik banjir paling parah di sekitar flyover sekitar jam 9 tadi air naik dan tidak dapat dilewati kendaraan,” ujar Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Firdaus usai evakuasi banjir, Minggu pada wartawan di lokasi.

Dikatakan Firdaus, keberadaan banjir itu pihaknya mendapat info dari Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang. Selanjutnya, bersama pihaknya melakukan tindakan agar banjir segera teratasi. Sehingga air keluar dan mengalir lebih cepat.

“Kami membongkar saluran air yang tersumbat karena rumput-rumput,” timpalnya. Selain ditutup rumput, sampah plastik juga penyebab tersumbatnya aliran air di lokasi.

Selain banjir, pagi itu jajarannya juga mengevakuasi pohon tumbang di sekitar Jalan Yos Sudarso atau depan Kodim 0136 Batam.

“Kemudian di sekitar Kampung Seraya dan Jalan Borobudur. Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” imbuhnya.(bl)