BATAM (BATAMLAGI.COM) – Komisioner KPU Kepri, Widiyono Agung mengatakan, tanggal 4 Desember 2019 terdapat surat dari KPU RI yang memerintahkan KPU Provinsi Kepri melakukan proses PAW yaitu melakukan verifikasi kepada hasil Tim Seleksi KPU Kota Batam untuk nomor urut 6 sampai 10.

“Maka pada tanggal 5 Desember 2019, KPU Provinsi telah melakukan verifikasi kepada Nofrizal, Herrigen Agusti, Martius, William Seipattiratu dan Jernih Millyati Siregar,” ujar Widiyono Agung dalam rilisnya, Jumat (6/12).

Ia memastikan, dari hasil verifikasi sudah dikirim ke KPU pusat pada Kamis (5/12). Katanya, ini yang dijadikan dasar untuk mengundang dan melantik KPU Kota Batam hasil PAW, yang rencana pelantikan dilaksanakan pada Jumat (6/12) di KPU pusat, Jakarta.

Dijelaskan, Widiyono bahwa bentuk verifikasi itu adalah memastikan yang bersangkutan masih WNI, setia pada Pancasila, UUD, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur dan adil, masih berdomisili sesuai e-KTP Batam, tidak menjadi anggota Partai Politik.

Kemudian, bersedia bekerja penuh waktu di KPU Kota Batam, bersedia keluar dari organisasi kemasyarakatan/sosial baik yang berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum, bersedia tidak menjadi caleg/ tim sukses/ tim kampanye/ tim pemenangan peserta pemilu/ pemilihan minimal 5 tahun terakhir, tidak pernah diberhentikan tetap atas dasar putusan DKPP.

“Dari hasil verifikasi tersebut terdapat beberapa catatan bahwa Nofrizal pada Pemilu 2019 menjadi Caleg Partai Demokrat di Kabupaten Lima Puluh Kota Sumbar, Jernih pernah diberikan sanksi DKPP,” terangnya.(bl)