Lori yang membawa scrap besi jadi tontonan warga. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kecelakaan lalu lintas karena disebabkan rem mobil atau lori yang blong kerap terjadi di jalan depan Tiban Kampung. Hal itu kembali terulang, lori kombet yang sarat muatan scrap besi yang diperkirakan melebihi kapasitas melibas tiga mobil dan satu motor, Rabu (4/12) sekitar pukul 18.30 WIB, usai adzan Magrib.

“Kalo biasanya, sopir lorinya sudah tahu, kalau remnya blong biasanya langsung dibuang ke kanan. Sehingga pengendara lain tidak menjadi korban juga,” kata warga di lokasi kejadian.

Pria ini mengatakan, lori yang sarat muatan itu meluncur tak kendali hingga menyebabkan tiga mobil mengalami kerusakan parah dan satu pengendara motor masuk rumah sakit.

Akibat dari kecelakaan ini, arus lalu lintas yang menuju ke Sekupang macet mulai dari Simpang jam. Untuk mengurai kemacetan yang mencapai 3 – 4 kilometer itu, polisi mengalihkan kendaraan yang datang dari arah Nagoya masuk ke jalur Sekupang – Nagoya.

Kendaraan dari arah Nagoya masuk ke jalur Sekupang – Nagoya dari u-turn Southlink dan kembali lagi masuk jalur dari u-turn Tiban Kampung.

Pantauan di lokasi kejadian, hingga pukul 21.30 WIB, lori kombet itu masih teronggok di median jalan sekitar 200 meter dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tiban Kampung.

Sanusi si pemilik scrap tampak sibuk menelepon. Saat ditanya lori kombetnya yang remnya blong, pria berkacamata itu mengatakan, tidak mengetahuinya. Begitu juga dengan kapasitas besi scrap yang dimuat lori yang diduga melebihi kapasitas.

Kabarnya, scrap berupa potongan besi tebal berongga itu akan dibawa ke Tanjunguncang. “Scrap ini akan dibawa ke Tanjunguncang,” kata warga.(bl)