Ilustrasi gelper yang beroperasi di bilangan Jodoh. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Polresta Barelang menggerebek gelanggang permainan elektronik (Gelper) yang berlokasi di dekat Pelabuhan Rakyat Sekupang pada Minggu (1/12) malam. Tiga orang diciduk berinisial JR, PP dan YB.

Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, Senin (2/12), mengatakan, permainan judi tersebut belum lama digelar oleh para tersangka. Dalam operasi ini pihaknya mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 800 ribu, dua server serta, satu kunci permainan ikan dan burung merak.

Di tempat terpisah, lapak dadu Kalimantan di Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong juga digerebek. Lapak judi ini dibuka sekali seminggu.

Malam itu, para pemain fokus ke gambar yang mereka taruhkan dalam bentuk uang. Mereka tak sadar kalau ada polisi yang menyamar main di situ. Sembilan orang yang terbukti terlibat dilapak dadu dibekuk jajaran Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang.

Tiga orang di antaranya merupakan bandar berinisial AB, AS, TS. Enam lainnya adalah pemain berinisial BP, KD, NM, EM, MF, dan BT. Penggerebekan ini bermula dari laporan masyarakat.

“Laporan dari masyarakat karena sudah meresahkan,” ujar Kapolresta.

Katanya, judi dadu Kalimantan ini sudah lama beraksi dan dilakoni oleh para tersangka. Mereka mencari keuntungan dengan cara setiap pemasang gambar yang tebakannya tepat akan dilipat gandakan keuntungannya.

“Misal jika pemain memasang gambar naga dan harimau, maka akan dikali dua. Untuk gambar burung dan ayam dikali tiga,” jelas Kapolresta.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa lapak judi dan uang tunai sebesar Rp 1 juta. “Para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara,” tegasnya.(bl)