Ilustrasi memperingati Hari AIDS se-Dunia. Foto: jpnn

LINGGA (BATAMLAGI.COM) – Sempena memperingati Hari AIDS Sedunia, siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Penuba, Kecamatan Selayar, membuat kegiatan sosial. Mereka membagi-bagikan cemilan sembari menjelaskan bahaya penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) kepada warga yang mereka jumpai.

“Kegiatan sosial ini berangkat dari kepedulian kami sebagai generasi muda bahayanya penyakit AIDS sangat ganas, dan sudah banyak memakan korban. Di momen yang baik ini kami bersama-sama mencoba mengingatkan masyarakat kita bahayanya penyakit ini,” ungkap Mely didampingi beberapa temannya yang merupakan siswi SMAN 3 Penuba ini, Minggu (1/12).

Dikatakannya, setiap warga Kecamatan Selayar yang mereka temui di jalan ataupun di warung-warung kopi yang berada di Penuba, tidak luput menjadi sasaran, sembari menceritakan bahayanya penyakit yang disebabkan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Afriyanti juga dari sekolah yang sama menyampaikan, guru-guru di SMAN 3 Penuba Lingga, selalu menanamkan prinsip tentang kepedulian dan saling mengingatkan terhadap sesama terutama sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan sesama umat.

Mereka selalu memberikan pencerahan tentang kepedulian terhadap antara sesama, mereka itu Pak Rafion Hendri serta ibu Evi Afriani selaku pembina Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja).

“Kegiatan ini kami sesama siswa-siswi SMAN 3 Penuba, kami terbagi beberapa group. Kalau kelompok kami, Sunia, Melisa, Mely, Aning, Salom, Aidir, Wani, Dwinta, Anggela, Afriyanti, dan yang lainnya berada pada group lain, namun aksi kami di hari dan momen yang sama,” imbuhnya.

Adanya gerakan sosial dari siswa-siswi SMAN 3 Penuba ini mendapat apresiasi dari Camat Selayar Dedy Supartono, mengaku bangga dengan apa yang sudah dilakukan oleh anak-anak SMA 3, apa yang mereka lakukan, bukan sekedar memperingati hari AIDS, akan tetapi lebih dari itu.

“Di situ mereka mengajarkan kita tentang kepedulian terhadap sesama dan saling mengingatkan terhadap sesuatu yang dapat membahayakan kehidupan dan lingkungan, untuk itu, selaku Camat Selayar saya meng-apresiasi pola didik ekstrakulikuler yang diterapkan oleh para guru di sekolahnya,” kata Dedy.

Sikap siswa-siswi serta penerapan guru-guru SMA 3 Penuba Lingga di Kecamatan Selayar, sepatut diberikan pujian. Di tengah-tengah situasi kehidupan bermasyarakat sekarang saat ini, para pendidik bersinergi dengan siswa-siswi, sehingga menghasilkan suatu sikap bersama, untuk saling mengingatkan sesama insan, terutama tentang bahayanya penyakit AIDS.

“Apresiasi juga kita ucapkan pada para guru, sehingga kegiatan sangat bermanfaat itu lahir dari hari nurani mereka sehingga kita semua mendapat pembelajaran yang berarti melalui kegiatan yang mereka buat,” pungkasnya.(bl)