Syamsudin menunduk saat diintrogasi polisi. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pelarian Syamsudin Laofa (49) dari Sulawesi Tenggara terhenti di Batam. Eks kepala desa (Kades) itu dibekuk jajaran Polresta Barelang bersama Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Buton, Sulawesi Utara pada Minggu (24/11).

Bekas Kades Mopaano, Kecamatan Lasalimun Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara itu ditangkap di di Sijantung, Sembulang, Barelang oleh jajaran Satreskrim Polresta Buton bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Batuaji.

Informasinya, pada tahun 2017 saat masa terakhir jabatannya, Syamsudin yang sudah menjabat dua periode melarikan dana desa Rp 471 juta.

Dengan uang sebanyak itu, Syamsudin bersembunyi di Sulawesi Tengah bersama tiga istri mudanya. Sedangkan istri pertamanya ditinggalkan.

Pelan-pelan uang negara yang dikorupsikan itu menipis. Ia pun tak sanggup lagi memenuhi kebutuhan para istrinya. Entah dapat ide dari mana, ia melarikan diri ke Batam dan tinggal di Sijantung, Sembulang, Barelang.

Untuk bertahan hidup, Syamsudin bekerja sebagai pemotong kayu dan bekerja di kebun.

“Saya sudah tak punya apa-apa lagi, makanya kerja sembarangan untuk bertahan hidup,” ujar Syamsuddin saat ditemui wartawan di Mapolsek Batuaji dengan keadaan kusut kulitnya sudah legam.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe mengatakan, Syamsudin diamankan di tempat persembunyiannya di Kelurahan Sijantung, Sembulang pada Minggu (24/11).

Dijelaskan Syafruddin Dalimunthe, penangkapan ini berkat kerja sama dan  koordinasi antara Polresta Buton dan Polresta Barelang. Polsek Batuaji pun hanya membantu untuk penangkapan pelaku.

“Informasinya, Syamsudin sudah dua tahun bersembunyi di Batam,” tutupnya.

Kasat Reskrim Polresta Buton, Iptu Nazamuddin di Polsek Batuaji menuturkan, tersangka penggelapan dana desa ini diburu sejak tahun 2017.

“Syamsudin dilaporkan warganya karena pembangunan di desa itu tak kunjung terlaksana. Ternyata dana desa itu sudah digelapkan oleh Syamsudin,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Nazamuddin mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polda Kepri, Polresta Barelang dan Polsek Batuaji. “Terimakasih banyak, sebab pelaku ini sudah berhasil ditangkap,” imbuhnya.(bl)