Jajaran Polres Karimun saat mengekspos kasus pencabulan, Jumat (15/11). Foto: Batamlagi.com

KARIMUN (BATAMLAGI.COM) – SN (23) dilaporkan kepada polisi karena berbuat tak senonoh kepada tantenya sendiri. Akibatnya, ia harus mendekam di balik jeruji setelah dilaporkan sang tante ke pihak kepolisian.

Informasinya, peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu pelaku SN pulang dari acara pesta bersama teman-temannya. Ia pulang diantar temannya. Tapi, SN malah menuju ke rumah tantenya yang tak jauh dari rumahnya di Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun.

Tanpa merasa takut, SN masuk ke dalam rumah korban melalui jendela kamar anak korban.

“Ia masuk dari jendela kamar anak korban yang kosong dan kemudian melihat Pelapor sedang berbaring di ruang tengah saat itu pelaku langsung menghampiri korban dan mencekik leher korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono SIK melalui KBO Reskrim Polres Karimun Iptu RE Silaban saat ekspos, Jumat (15/11) sore.

Agar korban takut, pelaku menempelkan jari ke arah perut korban seakan-akan seperti menempelkan pisau ke arah perut korban. Lalu pelaku menyuruh korban menuju kamar bersamanya.

Sesampai di dalam kamar itulah aksi tak terpuji pelaku dilakukannya. Di bawah ancaman pisau palsu itu, pelaku mencoba merudapaksa korban, namun gagal karena ‘anu’ pelaku tak bangun. Tapi pelaku nekat memasukkan jari ke bagian korban.

Usai melakukan aksi itu kemudian pelaku mengatakan kepada korban bahwa ia akan datang kembali besok. Namun belum sempat beraksi kembali, pelaku dibekuk pada Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIB, usai korban melaporkan kejadian tersebut. Pelaku pun dijerat pasal 289 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Mengaku Kaget, Esoknya Dipanggil Tante

SN kini mendekam di sel Sat Reskrim Polres Karimun. Saat ditemui di Polres Karimun, Jumat (15/11) sore, SN mengaku, saat dinihari itu dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Saya baru pulang dari pesta sama teman-teman subuh itu, saat itu saya mabuk. Saya diantar pulang sama teman, tapi saya tak pulang, saya ke rumah itu dan melakukan itu,” katanya.

Pria kelahiran 1993 ini mengaku kaget saat pagi harinya dirinya dipanggil ke rumah tantenya. Dan ia mengaku tak tahu aksi yang dilakukannya saat itu korbannya adalah tantenya sendiri.

“Saya kaget kalau ternyata tante saya. Saat itu memang saya mabuk, saya ancam pakai pisau tapi bukan pisau itu hanya jari saya. Dia juga tak melawan karena ada pisau bohong itu, tapi waktu saya mau pulang saya bilang saya datang lagi. Dia jawab ya udah pulang sana,” kata SN.(bl)