ilustrasi pelaku kejahatan. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Berkas perkara pria berinisial EF (44), oknum Aparat Sipil Negara (ASN) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, sudah lengkap alias P21 oleh penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang. EF kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pelabuhan Tanjungriau, Sekupang beberapa waktu yang lalu.

“Sudah lengkap (P21),” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan, Kamis (14/11).
Dikatakan Kasat, selanjutnya, tersangka serta barang bukti akan segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Andri menyebut, operasi tangkap tangan itu terjadi pada, Sabtu (27/7) lalu.
Penangkapan tersebut dilakukan Unit Jatanras Kepolisian Resort Kota (Polresta) Barelang Kota Batam. EF saat itu menjabat sebagai Kepala Pelabuhan Tanjungriau, Batam.
OTT tersebut berawal ketika EF diminta oleh temannya berinisial AC untuk mengantarkan minuman berakohol (Mikol) ke Tanjungbatu.
AC meminta kepada EF untuk mencarikan kapal ke Tanjung Batu untuk membawa 18 Mikol dari Batam. Atas jasanya mengantarkan Mikol, EF akan diberi upah. Kemudian uang tersebut dipakai untuk biaya sewa kapal dan pengangkutan Mikol ke Tanjungbatu. Kerja sama dengan bayaran inilah yang membuat EF akhirnya terjerat kasus OTT.
EF mengaku tak mengetahui berapa jumlah uang itu. Hanya saja menurut EF, temannya AC menitipkan uang itu kepada dirinya untuk diserahkan kepada orang kapal.
“Uang senilai Rp 20 juta itu diserahkan di sebuah rumah makan. Minuman dan uang ini dijadikan barang bukti,” tutup Andri.(bl)