Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan. Foto: ist

Batam (Batamlagi.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam telah melakukan pendataan kebutuhan atas sekolah di Mainland (perkotaan) saat ini. Dipastikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP) masih kurang 60 sekolahan lagi.

“Sekitar 60-an kebutuhan sekolah tambahan, SD dan SMP. Itu untuk mainland saja. Kalau hinterland tak ada masalah,” kata Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Jumat (4/10).

Menurut Hendri Arulan, saat ini masih ada 6 sekolah yang menumpang belajar di sekolah lain, yakni; SMPN 58, 59, 60, 61, 62, dan 63. Satu di antaranya, SMPN 58, tengah dalam proses pembangunan gedung sekolah. Untuk SMPN 58 dibangun tahun ini di Bagan, Kecamatan Seibeduk. Sedangkan SMPN 59 masuk dalam pengusulan untuk dibangun 2020.

Dijelaskannya juga, hampir tiap kecamatan di mainland membutuhkan sekolah tambahan. Di Kecamatan Batamkota juga membutuhkan tambahan sekolah di bilangan Kelurahan Belian.

Untuk tahun ajaran 2019/2020, tambahnya, pihaknya atas kebijakan Walikota Batam telah membuka 4 sekolah baru, yakni; SMPN 60 dan 61 di Kecamatan Sagulung, SMPN 62 di Kecamatan Bengkong, dan SMPN 63 di Kecamatan Nongsa.

“Pembukaan sekolah baru itu kebijakan Walikota saat banyak siswa tak tertampung di Juli lalu. Kalau ternyata tidak tercatat dalam musrenbang, akan diusulkan nota dinas ke pimpinan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, syarat untuk pembangunan ini antara lain harus tercantum dalam rencana kerja pembangunan daerah (RKPD). “Dan harus masuk dalam musyawarah perencanaan pembangunan,” pungkasnya.(bl)