Ilustrasi warga bermain gelper. Foto: Batamlagi.com

Batam (Batamlagi.com) – Tak biasanya Londo (nama samaran) pulang terlambat. Karena itu, dengan setianya sang istri sebut namanya Bunga, menunggu di rumah tak tidur, meski hingga larut malam.

Sekitar pukul 00.00 WIB, Londo pulang, karena terdengar suara mesin motor yang berhenti di depan rumahnya. Bunga pun membukakan pintu rumah.

“Awalnya saya tahu kelakuan suamiku ketika dia lambat pulang ke rumah. Pulangnya hingga larut malam,” kata Bunga, istri Londo bercerita kepada Batamlagi.com.

Sejak peristiwa itu, Bunga berusaha mencari tahu tentang perubahan kelakuan suaminya.

“Setelah saya selidiki, ternyata suami saya kecanduan jackpot (Gelper). Dia selama ini diam-diam tanpa sepengetahuan saya, (Suami) suka main jackpot,” ucapnya, kesal.

Parahnya lagi, katanya, gaji sebulan yang biasa utuh Rp 3,5 juta, sudah banyak berkurang. Hanya membawa uang satu juta (rupiah) saja ke rumah. Karena sudah diambil kas bon.

Dan yang membuat kesal, kata Bunga, suaminya kas bon hanya untuk main di gelper.

“Suamiku sepertinya sudah tak memperhatikan kebutuhan anak istri, ” paparnya.

Perempuan berbadan berisi itu pun hanya bisa marah mengetahui tingkah laku suaminya itu.

“Istri mana yang tak gondok, uang untuk kebutuhan keluarga habis untuk main di jackpot itu,” kata ibu dua anak itu sembari mengelus dada, sembari menghela nafas menahan amarah.

Sejak saat itu, ia kerap mewanti-wanti suaminya agar jangan main di gelper lagi.

“Tapi susah kalau dikasih tahu. Lagi-lagi dia main jackpot. Sampai saya jengkel dibuatnya,” katanya.(bl/bersambung)