Kabid Humas Polda Kepri, Kombes S Erlangga. Foto: ist

Batam (Batamlagi.com) – Arifin Nasir, mantan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Kepri akhirnya ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Kepri, Senin (30/9). Pria yang baru mencalonkan di pemilu legislatif ini terjerat kasus korupsi proyek Monumen Bahasa di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes S Erlangga mengatakan, Arifin Nasir ditahan setelah menjalani pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri.

“Benar, tersangka AN (Arifin Nasir) telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Kepri,” kata Erlangga, Selasa (1/10).

Dikatakannya, Arifin Nasir diperiksa setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka. Selain Arifin, ada dua tersangka yakni Muhammad Yasir dan Muhammad Yunus.

Informasinya, Muhammad Yasir adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada proyek tahun 2014. Sedangkan Muahammad Yunus adalah Direktur PT Sumber Tenaga Baru yang menjadi kontraktor pelaksana proyek senilai Rp 12,585 miliar tersebut.

Tersangka Yasir dan Yunus sudah duluan ditahan di Mapolres Tanjungpinang. Kasus ini mulai dilidik sejak Maret 2017 oleh jajaran Kejaksaan Tinggi(Kejati) Kepri. Proyek tersebut macet lantaran kontraktornya tak melanjutkan pembangunannya.(bl)