Walikota Batam, Muhammad Rudi foto bersama dengan wakil dan anggota bidang untuk membantu kerja Kepala BP Batam. Foto: ist

Batam (Batamlagi.com) – Walikota Batam, Muhammad Rudi resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Rudi dilantik sebagai ex-officio Kepala BP Batam di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Jumat (27/9) malam.

Dilansir dari beberapa sumber, pelantikan tersebut dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Darmin Nasution. Darmin Nasution menjelaskan, Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam menyiapkan struktur organisasi dan tata kerja BP Batam yang baru.

“Dari yang tadinya ada 5 menjadi 4 anggota, tapi pembagian tugasnya akan menjadi lebih fokus. Ini sudah disetujui oleh Menpan RB,” kata dia.

Dewan KPBPB Batam juga telah menyetujui usulan 2 KEK yaitu KEK Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) Batam Aero Technic BAT dan KEK Nongsa Digital Park.

Dalam kesempatan itu, Darmin berharap pejabat yang baru dilantik mampu memberikan kontribusi yang maksimal melalui peningkatan investasi.

Hal itu dapat dilakukan dengan mengurangi hambatan-hambatan investasi terutama yang terkait dengan aturan dan perizinan berinvestasi di Batam.

“Batam memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif sebagai kawasan perekonomian. Kota ini juga mempunyai daya tarik investasi yang tinggi. Oleh karena itu, kami berharap kepada para pejabat yang baru dilantik untuk dapat mengelola aset-aset yang dimiliki tersebut secara baik dan profesional,” kata Darmin.

Sesuai PP Nomor 62 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP Nomor 46 Tahun 2007 tentang KPBPB Batam, Kepala BP Batam dijabat ex-officio oleh Walikota Batam.

Sekira pukul 18.30 WIB, Muhammad Rudi menandatangani surat pengangkatannya sebagai ex-officio Kepala BP Batam, yang disaksikan langsung Menko Perekonomian.

Adapun yang ditunjuk sebagai Wakil Kepala BP Batam adalah Purwiyanto. Dan juga ditunjuk empat orang anggota bidang untuk membantu kerja Kepala BP Batam.

Pertama, Wahjoe Triwidijo Koentjoro sebagai Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan. Kedua, Enoh Suharto Pranoto sebagai Plt Anggota Bidang Kebijakan Strategis. Ketiga, Sudirman Saad sebagai Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi. Keempat, Syahril Japarin sebagai Anggota Bidang Pengusahaan.

Selain itu, untuk memperkuat posisi BP Batam, Kepala Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Enoh Suharto Pranoto juga mendapat mandat sebagai pelaksana tugas Anggota Bidang Kebijakan Strategis.

“Kami selama beberapa waktu ini telah melakukan proses seleksi untuk mengisi jabatan Wakil Ketua dan para Anggota BP Batam dengan melihat kompetensi kandidat dari sisi integritas, kemampuan teknis, kemampuan manajerial, dan pengalaman kerja para kandidat,” ujar Menko Darmin.(bl)