Ilustrasi kasus penipuan melalui seluler. Foto: Batamlagi.com

Batam (Batamlagi.com) – Jajaran Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil membongkar sindikat penipu yang mengaku petugas provider seluler yang mengakibatkan, korbannya merugi puluhan juga. Dua orang pelaku itu adalah Ade Yuli (31) dan David (29). Keduanya ditangkap Unit Cyber Crime Polda Kepri di Jakarta Pusat dan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Kejahatan cyber ini ternyata melibatkan seorang narapidana yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Barat. Ia adalah Aris.

Kepada wartawan, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri, Kombes Rustam Mansur mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari korban berinisial RA, yang kehilangan uang dari dalam rekening tabungan Bank BCA senilai Rp 50 juta. Uang itu lenyap usai sebelumnya ditelpon orang yang mengaku petugas provider seluler Telkomsel.

“Yang menelepon itu menyarankan supaya mengganti nomor telepon seluler yang biasa dipakai untuk transaksi perbankan dengan alasan ada masalah dan ada perubahan data pelanggan,” kata Rustam saat ekspos di Mapolda Kepri, Senin (23/9).

Selanjutnya, pelaku mengakses data milik korban setelah memperoleh surat rekomendasi pengalihan kartu seluler. Lalu meminta korban menyebutkan tiga nomor.

Dalam kasus ini, kaya Rustam, David berperan sebagai petugas provider seluler bodong dan pelaku Ade Ayu bertugas mengelabui korban dengan mengaku dari pihak Bank BCA. “Mereka memakai sistem acak, dibantu oleh tersangka M yang kini masih buron,” kata Rustam.

Menurut Rustam, pelaku saat beraksi cukup lihai, selain dapat mengelabui korban, juga berhasil mengetahui nomor e-banking dan sandi yang digunakan korban. “Pelaku menguras isi rekening korban hanya 20 menit,” paparnya.

Para pelaku kejahatan dengan modus yang bisa terbilang baru ini, dijerat Pasal 46 UU ITE tentang penyelenggara jasa telekomunikasi dengan merekam dan menyalahgunakan informasi yang dikirim dan Pasal 4 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(bl)