Ilustrasi lapak penjual bahan pokok. Foto: Batamlagi.com

Batam (Batamlagi.com) – Pemko Batam melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) cukup seruis untuk mengontrol harga bahan pokok di Batam. Dalam waktu dekat ini, TPID akan membuka pasar yang khusus menjajakan bahan pokok kebutuhan masyarakat. Hanya saja, orang yang berbelanja akan dibatasi jumlah belanjaannya.

“Pihak distributor sudah tahu siapa yang akan mereka terima untuk membeli di sana. Tak boleh beli banyak. Pembeliannya yang wajar saja, untuk kebutuhan rumah tangga, supaya merata,” ujar Gustian Riau, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, kepada wartawan, Minggu (15/9).

Dijelaskan Gustian Riau, Tim TPID akan meresmikan pasar tersebut pada tanggal 21 September. Dan pasar ini bertujuan mengontrol harga komoditi. Selain itu harganya juga lebih rendah dari pasar pada umumnya.

Nantinya juga, pihaknya akan memberlakukan transaksi online, tanpa menghilangkan transaksi langsung yang juga masih dilakukan masyarakat.

“Sasaran kami transaksi non tunai. Jadi kami kerjasamakan dengan perbankan,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga tengah menyiapkan konsep pesan antar bagi masyarakat yang tidak sempat ke pasar. Namun terobosan ini perlu persiapan matang, sebelum diterapkan. Agar berjalan lancar dan aman.

“Setelah beroperasi langkah ke depan, kami akan buka pesanan online, bisa diantar ke rumah pembeli. Juga memudahkan ibu-ibu,” paparnya.

Dijelaskan juga, selain diisi para distributor, di pasar tersebut juga ada pedagang-pedagang dari asosiasi pedagang kaki lima (AKLI). Sehingga harga barang yang dijual di pasar tersebut cukup murah.

“Dengan harga terjangkau tentunya bisa menekan angka inflasi di Kota Batam. Skala prioritas pasar ini masyarakat ekonomi menengah ke bawah,” cetusnya.(bl)