Pemeriksaan di depan pintu masuk DPRD Kepri. Tampak undangan yang masuk diperiksa petugas. Foto: Ist

Pinang (Batamlagi.com) – Sebanyak 45 anggota DPRD Provinsi Kepri masa bakti 2019-2024 resmi dilantik dan diambil sumpahnya. Selanjutnya, Lis Darmansyah ditunjuk sebagai ketua sementara DPRD Kepri bersama Asmin Patros sebagai wakil ketua.

Pimpinan sementara ini bertugas mengawal proses penetapan ketua dan wakil-wakil ketua DPRD Kepri definitif, pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan memimpin rapat-rapat, serta tata tertib dewan.

Pengambilan sumpah legislator ini dilakukan setelah adanya SK Kemendagri yang diteken Mendagri Tjahjo Kumolo pada 5 September.

Tercatat, legislator yang menghuni DPRD Provinsi Kepri hanya berasal dari 10 partai politik (Parpol), yakni; Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Suasana pelantikan berlangsung khitmat dan disaksikan ribuan warga di dalam aula DPRD dan di depan Gedung Dewan yang ada di Dompak. Meski sempat ada kericuhan dari mahasiswa, pelantikan tetap berjalan lancar dan tertib.

Untuk masyarakat yang tidak bisa masuk, karena harus dibatasi dengan memakai undangan, pihak sekretariat dewan melengkapi layar televisi yang dipasang di pintu utama, hingga warga yang ada di luar gedung tetap bisa menyaksikan jalannya pelantikan.

Sementara itu, dari 45 anggota legislatif yang dilantik, tiga di antaranya berstatus tersangka. Ketiga anggota DPRD Provinsi Kepri tersebut; Bobby Jayanto, Ilyas Sabli dari Partai NasDem dan Hadi Chandra dari Partai Golkar.

Ketiga anggota dewan yang terhormat itu terjerat kasus dugaan korupsi dan ujaran rasis.

Bobby ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Polres Tanjungpinang atas dugaan ujaran rasis, yang kini kasusnya dalam proses pengeluaran Surat Penghentian Penyidikan (SP3).

Sedangkan Hadi Chandra dari Partai Golkar dan Ilyas Sabli dari Partai NasDem lolos menjadi anggota DPRD Kepri dari Dapil Kepri VII Natuna-Anambas, berstatus tersangka dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Natuna dengan kerugian negara sekitar Rp 7,7 miliar.

Ditemui usai pelantikan, Ilyas Sabli yang mengenakan setelan jas hitam tampak enggan menanggapi pertanyaan wartawan mengenai statusnya sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi saat masih menjabat Bupati Natuna.

Ia menyebut, persoalan itu merupakan kewenangan pihak penegak hukum. Ia mengaku akan menaati dan menghormati proses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Itu kewenangan penegak hukum. Saya bukan orang hukum,” jawabnya ditemui di halaman parkir Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Senin (9/9).

Ilyas Sabli juga mengaku tidak khawatir atas status tersangka yang disematkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Mantan Bupati Natuna ini menyampaikan, setelah dilantik menjadi anggota DPRD Kepri maka dirinya siap bekerja sesuai tugas dan fungsinya yakni, menyampaikan aspirasi masyarakat.

Sedangkan Hadi Candra enggan menjawab pertanyaan wartawan mengenai statusnya sebagai tersangka saat ini. “Maaf saya sedang bersama keluarga,” jawabnya.
Senada dengan Hadi Candra, sikap yang sama juga ditunjukkan politikus Bobby Jayanto. Dirinya bahkan sengaja mengelak dari kejaran awak media usai paripurna istimewa pelantikan anggota DPRD Kepri.(all/bl)

Nama 45 anggota DPRD Provinsi Kepri yang dilantik:

A. Dapil Kepri I (Tanjungpinang)
1. PDI P – H. LIS DARMANSYAH, SH 16. 187 suara
2. Golkar – H. TEDDY JUN ASKARA, SE.MM sebanyak 11.279 suara
3. NasDem – BOBBY JAYANTO : 7.265 suara
4. Demokrat – EIS ASWATI : 9.204 Suara
5. Hanura – RUDY CHUA, SE.MH : 7.220 Suara

B. Dapil (Bintan-Lingga)
1. Demokrat – Hj. DEBBY MARYANTI, A.Md : 28.857 suara
2. Demokrat – HARLIANTO, S.Kom, MM : 3.030 suara
3. Golkar – Dra. Hj. DEWI KUMALASARI, M.Pd : 27.705 suara
4. Golkar – KAMARUDIN ALI, SH : 4.796 suara
5. NasDem – Drs. H. KHAZALIK : 7.694 suara
6. PKS – HANAFI EKRA, S.Ag, M.Pd.I : 7.454 suara

C. Dapil III (Karimun)
1. PDI P – ERY SUANDI : 8.312 suara
2. Golkar – RAJA BAKHTIAR, S.Ag, MM : 7.300 suara
3. Hanura – BAKTI LUBIS, SH.MH : 10.176 suara
4. PKS – Ing. ISKANDARSYAH : 5.600 suara
5. PKB – ROCKY MARCIANO BAWOLE : 6.965 suara
6. Gerindra – H. ZAINUDDIN AHMAD : 3.443 suara

D. Dapil Kepri IV (Batu Ampar-Bengkong-Lubuk Baja-Batam Kota)
1. PDI P – Dr. SAHAT SIANTURI, SH.MHum : 10.206 suara
2. PDI P – Ir. WIDIASTADI NUGROHO, ST : 9.975 suara
3. Gerindra – NYANYANG HARIS PRATAMURA, SE, M.Si : 7.529 suara
4. Golkar – ASMIN PATROS, SH.MHum : 13.783 suara
5. NasDem – Ir. WIRYA PUTRA SAR SILALAHI : 6.763 suara
6. PAN – YUDI KURNAIN : 4.109 suara
7. PKS – RADEN HARI TJAHYONO : 3.319 suara
8. Demokrat – H. SURYA SARDI, ST. MM : 6.057 suara
9. PKB – SIRAJUDDIN NUR, A.Md : 5.607 suara
10. Hanura – UBA INGAN SIGALINGGING, S.Sn : 4.464 suara

D. Dapil Kepri V (Batu Aji-Sagulung-Sekupang-Belakangpadang)
1. PDI P – JUMAGA NADEAK, SH : 19.836 suara
2. PDI P – SUGIANTO, SH : 8.545 suara
3. PKS – SURYANI, SE : 15.330 suara
4. PKS – MUHAMMAD SYAHID RIDHO, S.Si : 4.029 suara
5. Gerindra – Ir. ONWARD SIAHAAN, SH, MHum : 9.403 suara
6. Golkar – RIZKI FAISAL, SE.MM : 11.919 suara
7. NasDem – SAHMADIN SINAGA, SE. MM 6.548 suara
8. PAN – ALEX GUSPENELDI, SH.MH : 10.259 suara
9. PPP – DR. H. IRWANSYAH, SE.MM : 12.258 suara
10.PKB – SUIGWAN : 3.075 suara

E. Dapil Kepri VI (Sungai Beduk, Bulang-Sembulang-Nongsa)
1. Gerindra – RIRIN WARSITI, SE, MM : 5.629 suara
2. PDI P – SAPRONI, SE : 9.561 suara
3. PKS – WAHYU WAHYUDIN, A.Md : 4.232 suara
4. NasDem – dr. AFRIZAL DACHLAN : 7.209 suara
5. Golkar – H. TABA ISKANDAR, SH, MH, M.Si : 5.208 suara

F. Dapil Kepri VII (Natuna-Anambas)
1. Golkar – HADI CHANDRA : 8.314 suara
2. NasDem – Drs. H. ILYAS SABLI, M.Si 7.793 suara
3. PDI P – TAUFIK : 3.828 suara.