Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy saat konferensi pers pra pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (4/9). Foto: Antara

Jakarta (Batamlagi.com) – Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy mengatakan, laga skuatnya versus Malaysia di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada Kamis (5/9) pukul 19.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sarat dengan adu mental dan gengsi antar negara. Indonesia juga perlu harus hati-hati dengan provokasi lawan. Karena mentalitas dan emosi pemain Indonesia saat berjumpa Malaysia kerap meledak-ledak.

“Ini adalah pertarungan sesungguhnya, pertandingan yang bukan cuma memperebutkan poin. Di sini pemain senior punya peran untuk beri tahu pemain yang lebih muda tentang apa yang harus dilakukan, agar tak terprovokasi,” ujar Simon dalam konferensi pers pra pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (4/9).

“Kalau sedikit terprovokasi, permainan bisa hilang. Jadi pemain harus tenang dan sabar,” ucapnya.

Seperti diketahui, hubungan kedua negara yang sarat sejarah juga membuat pertandingan sepakbola ini kental dengan pertaruhan kebanggaan bangsa.

“Kondisi itu membuat pelatih memiliki pekerjaan tambahan bukan cuma teknis sepak bola,” kata Pelatih asal Skotlandia itu.

Oleh karena itu, untuk memenangi pertandingan, Simon McMenemy menegaskan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan penuh dari suporter Indonesia baik di dalam maupun luar Stadion Utama GBK.

Kapten timnas Indonesia Andritany Ardhiyasa menyatakan, semua pemain siap untuk melawan Malaysia.

Menurut Andritany, kemenangan perlu untuk memperbaiki peringkat Indonesia di FIFA dan membuka peluang lolos ke fase kualifikasi lanjutan.

Pelatih timnas Malaysia Tan Cheng Hoe menegaskan, para pemainnya sudah terbiasa dengan stadion yang ramai penontonnya. Hal itu diamini oleh kapten timnas Malaysia Mohd Farizal Marlias.

“Itu bukan masalah besar. Para pemain Malaysia sering menghadapi tekanan suporter di Liga Malaysia,” kata pesepakbola berusia 33 tahun itu. Laga ini disiarkan langsung di TVRI/ Mola TV.

Skuat Indonesia:

Kiper: Andritany Ardhiasa, Teja Paku Alam, Angga Saputro.

Belakang: Ricky Fajrin, Hansamu Yama, Yanto Basna, Yustinus Pae, Ruben Sanadi, I Made Andhika Wijaya, Victor Igbonefo.

Tengah: Andik Vermansah, Evan Dimas Darmono, Febri Hariyadi, Manahati Lestusen, Rizky Pellu, Stefano Lilipaly, Zulfiandi, Irfan Jaya, Saddil Ramdani, Irfan Bachdim.

Depan: Ferdinand Sinaga, Beto Goncalves, Osas Saha.(bl/ant)