Ilustrasi tanda tangan elektronik. Foto: Warta Kota

Batam (Batamlagi.com) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam telah menerapkan tanda tangan elektonik (TTE) untuk Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran. Ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI, nomor 7 tahun 2019 tentang pelayanan adminitrasi kepedudukan.

“Sudah diterapkan untuk dua dokumen, KK sama Akta Kelahiran,” ujar Said Khaidar, Kepala Disdukcapil Kota Batam, Senin (2/9).

Dikatakan Said Khaidar, sesuai dengan Permendagri tersebut, pihaknya sudah menerapkan TTE untuk KK dan Akta Kelahiran sejak tanggal 19 Agustus lalu.

“Secara bertahap menyusul dokumen lainnya seperti Akta nikah, sama kematian,” jelas Said Khaidar.

Menurut dia, peralihan tanda tangan manual ke TTE sangat membantu meringankan kinerja pelayanan ke masyarakat. Karena selama ini bila membutuhakn tanda tangan basah harus menunggu kepala dinas. Dengan penerapan tanda tangan digital, maka memudahkan masyarakat bisa cepat mendapatkan dokumen tersebut.

Said menambahkan, tanda tangan digital ini menggunakan barcode yang sudah diuji coba dari pusat. Pihaknya hanya tinggal menerapkan. Sehingga masyarakat tidak perlu menunggu.

“Pakai barcode jadi lebih cepat hanya beberapa menit. Dokumen yang diterbitkan ini sudah sah, karena dijamin keabsahannya. Kalau discan nampak semua datanya dan tanda tangan saya,” imbuhnya.

Namun demikian untuk pengurusan dokumen tersebut tetap melalui prosedur yang ada. Ia berharap penerapan sistem ini menjadikan layanan terhadap masyarakat jauh lebih efektif, dan mudah.

“Kalau pembuatan KK sama Akta Kelahiran tetap melalui prosedur,” ujar Said lagi.(bl)