Plt Gubernur Kepri Isdianto dan Bupati Karimun Aunur Rafiq menyambut kedatangan jamaah haji kloter 17. Foto: Batamlagi.com

Batam (Batamlagi.com) – Jamaah haji kelompok terbang (Kloter) 17 Debarkasi Batam, di Batam, Senin (2/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Sebanyak 35 jamaah haji embakasi Batam meninggal di tanah suci.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/ Debarkasi Batam, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH. MA, mengatakan, Kloter 17 yang merupakan kloter gelombang II Debarkasi Batam langsung diterbangkan dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Dikatakan Mukhlisuddin, jamaah Debarkasi Batam yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 17 Kloter dengan jumlah jamaah 7.584 orang dengan
rincian sebagai berikut; Kepri 2 kloter; Riau 9 kloter; Kalbar 6 kloter.

Dijelaskan Mukhlisuddin, jamaah Embarkasi Batam yang wafat di Arab Saudi berjumlah 35 jamaah yaitu, Kepri 5 jamaah atas nama Poniman bin Mat Rahim Afdullah asal Karimun; Satar Muhammad Mahmud asal Anambas; Nahrawi Saini Sayed asal Bintan; Padmo Sumarto asal Tanjungpinang; Raja Salmah asal Karimun; lalu dari Jambi 13 Jamaah, Riau 10 Jamaah dan Kalbar 7 Jamaah.

Pria yang juga menjabat Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri juga mengucapkan terimakasih atas kerja sama atas pelayanan dari stakeholder kepada jamaah dalam penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi/ Debarkasi Batam. Mulai masa keberangkatan hingga pemulangan.

Jamaah juga didoakan semoga nanti dalam perjalanan kembali ke rumah berjalan
lancar. “Selamat dan sehat, dan semoga dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” ujarnya.

Terkait dengan kesehatan para jamaah haji yang baru kembali dari Arab Saudi, ia mengimbau untuk selalu waspada. Jika dalam beberapa hari ke depan terjadi demam panas, segera memeriksakan diri ke dokter dengan membawa kartu
Kesehatan jamaah haji.

“Hal ini untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyebaran virus Penyakit,” imbuhnya.

Pantauan di Asrama Haji, sekitar pukul 23.00 WIB para jamaah berkumpul di aula untuk mendengarkan laporan dari panitia terkait jamaah haji. Mereka dengan tertib duduk di kursi yang telah disedia. Para medis juga tampak mengevakuasi jamaah lanjut usia yang duduk di kursi roda untuk diperiksa kesehatannya.

Cukup banyak jamaah haji yang menderita penyakit batuk. “Bisa pak mungkin peralihan cuaca,” kata seorang jamaah haji. Hingga pukul 23.30 WIB acara seremoni selesai. Para jamaah selanjutnya mengantre untuk mengambil koper dan air zamzam.

Tampak Plt Gubernur Kepri Isdianto, Bupati Karimun, Aunur Rafiq di antara ratusan jamaah haji. Isdianto juga berdoa, para jamaah menjadi haji mabrur dan mabrurah. “Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya.(bl)