Kantor DPRD Kota Batam. Foto: Batamlagi.com

Batam (Batamlagi.com)- 50 anggota DPRD Kota Batam periode 2019-2024 diambil sumpah pada Kamis (29/8). Tamu undangan dibatasi. Tapi bila ingin menyaksikan jalannya pelantikan bisa melihat dari layar TV yang sudah dipersiapkan.

“Undangan ada sekitar 700-an kita sebar. Mulai dari pimpinan tertinggi di Provinsi Kepri, pejabat dan institusi, termasuk KPU, Bawaslu, dan pimpinan partai politik,” kata M Taufik, Kepala Bagian Humas Sekretariat DPRD Batam di Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (28/8).

Seperti diketahui, kursi terbanyak berasal dari PDI Perjuangan dengan 8 kursi. Selebihnya Partai Nasdem dan Golkar sama-sama mendapatkan 7 kursi, Gerindra 6 kursi, PKS dan PAN sama-sama mendapatkan 5 kursi, serta Hanura 4 kursi. Kemudian Partai Demokrat dan PKB sama-sama mendapatkan 3 kursi, serta PPP dan PSI masing-masing mendapatkan 1 kursi.

Sementara untuk perolehan suara terbanyak ditempati Partai Nasdem dengan 77.761 suara (14,83%). Selanjutnya PDI Perjuangan dengan 76.811 suara (14,65%), Gerindra 65.059 suara (12,4%), Golkar 51.698 suara (9,86%), PKS 47.997 suara (9,15%), PAN 42.987 suara (8,2%), Demokrat 34.096 suara (6,5%), dan Hanura 33.556 suara (6,4%). PKB 25.896 suara (4,94%), PPP 24.735 suara, Perindo 15.580 suara, Berkarya 8.375 suara, PSI 4.681 suara, PBB 1.677 suara, dan PKPI 1.315 suara.

Penetapan dilakukan dengan membacakan peroleh kursi partai politik dan calon terpilih dari masing-masing daerah pemilihan (dapil) di Batam. Dapil 1 meliputi Batam Kota dan Lubukbaja dengan 12 kursi, dapil 2 meliputi Batuampar dan Bengkong dengan 8 kursi, serta dapil 3 meliputi Nongsa, Bulang, Sei Beduk, dan Galang dengan 8 kursi. Kemudian dapil Batam 4 khusus Sagulung dengan 9 kursi, dapil Batam 5 khusus Batuaji dengan 6 kursi, serta dapil 6 meliputi Sekupang dan Belakangpadang 7 kursi.

Dijelaskan M Taufik, pengucapan sumpah jabatan wakil rakyat tersebut dipandu Ketua Pengadilan Negeri (PN) Batam, Wahyu Iman Santoso. Dan untuk menjaga kelancaran paripurna pengambilan sumpah/janji anggota dewan tersebut, akan ditempatkan sekitar 150 aparat gabungan TNI/Polri.

Pada acara nanti, calon anggota dewan yang akan diambil sumpahnya terlebih dulu duduk di sebelah kanan ruangan paripurna. Anggota dewan lama tetap di tempat duduk seperti biasa.

“Jadi dewan lama bersidang. Sampai pengucapan sumpah. Setelah itu, baru dilakukan serah terima pimpinan dan dewan baru. Dan dilanjutkan dengan paripurna oleh dewan yang baru,” tutupnya.(bl)