Ilustrasi PBB P2. Foto: int

Batam (Batamlagi.com)- Jelang berakhirnya batas Pembayaran pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2), jajaran Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Batam turun ke pasar-pasar, untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran.

Karena nantinya, bila melewati tanggal 31 Agustus, pembayaran PBB-P2 akan dikenai denda sebesar 2 persen per bulan. Bersama empat bank mitra, BPPRD membuka konter di Pasar Penuin Lubukbaja, Mitra Raya Batamkota, Tiban Centre Sekupang, dan SP Plaza Sagulung.

“Kita membuka layanan pembayaran PBB-P2 di empat pasar ini sampai 29 Agustus mendatang. Setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB,” kata Sekretaris BPPRD Batam, Aditya di Batam Centre di laman Pemko Batam, Selasa (27/8).

Ia mengatakan konter di pusat keramaian seperti ini cukup efektif. Masyarakat tetap bisa bayar pajak tanpa mengganggu aktivitasnya. Karena tak perlu khusus datang ke bank dan mengantre lama hanya untuk bayar pajak.

“Akhir pekan kemarin, kita buka di empat mal, Kepri Mall, Mall Botania 2, BCS Mall, dan Grand Mall. Cukup banyak yang membayar pajak di sana, hampir 700 wajib pajak. Jadi cukup efektif. Kami harap di pasar ini juga bisa lebih banyak PBB-P2 yang terkumpul,” ujarnya.

Selain di konter, wajib pajak juga bisa membayar di bank-bank mitra yaitu Bank Riau Kepri, BJB, BTN, dan BRI. Atau ke Gedung Dinas Bersama Pemko Batam lantai 2.

“Untuk pekan terakhir sebelum jatuh tempo ini, bank menambah petugas penerimaan di kantor bersama Pemko,” tutur Aditya.

Wajib pajak juga bisa membayar melalui jaringan retail waralaba Indomaret. Cukup sebutkan nomor objek pajak kepada petugas kasir, lalu lakukan pembayaran sesuai yang tertera. Simpan struk sebagai tanda bukti telah melakukan pembayaran PBB-P2.

“Dan cara terbaru, bisa melalui ATM Bank Riau Kepri. Caranya juga cukup mudah. Print out dari ATM ini juga sudah menjadi bukti pembayaran yang sah,” ujarnya.(bl)